Zawawi: Bangsa Ini Butuh Warga, Bukan Massa

PESONA penyair D.Zawawi Imron rupanya makin moncer, terutama di kalangan mahasiswa. Belum lama tampil di UIN Maliki Malang, kemarin si celurit emas (julukan Zawawi) menjadi pembicara di Polinema (Politeknik Negeri Malang).

Tepatnya, dalam seminar Internasional bertema Membangun Karakter Anak Bangsa untuk Mengubah Peradaban Zaman. ”Suatu saat orang Jerman ateis bilang, ia tak punya agama dan Tuhan, tapi seumur-umur ia tak pernah dipenjara karena korupsi. Tapi di Indonesia yang punya agama dan Pancasila, kok banyak yang ditangkap karena korupsi,” kata Zawawi yang langsung disambut tepuk tangan peserta.

Penyair yang juga budayawan itu menjelaskan, di Indonesia banyak korupsi karena para pejabat menanggalkan akal sehatnya. Sebab, akal sehat akan memilih mana yang menguntungkan dan tidak bagi bangsa. ”Kalau akal sehat sudah ditinggalkan, tunggu kehancuran negeri ini,” jelas penyair asli Madura tersebut.

Menurutnya, pendidikan karakter kalau hanya diajarkan di sekolah, tanpa diajarkan dalam kehidupan sehari-hari akan sia-sia. ”Literatur pendidikan karakter memang banyak, tapi model manusia yang punya karakter Pancasila masih ditunggu bangsa ini,” ungkapnya. ”Bangsa kita sangat membutuhkan warga negara, bukan massa,” imbuhnya. (im/nen/jawapos)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: