Pasar Blimbing Dimodernisasi, Kantor Dinas Perijinan Dijadikan Hotel

Tidak tanggung-tanggung, rencana pembangunan Pasar Blimbing dilirik lima investor dalam negeri yang siap membangunan pasar tradisional itu. Lima investor yang berasal dari Surabaya dan Jakarta itu sudah menyatakan kesiapannya dan melakukan presentasi kepada Pemkot Malang.

Menurut Wali Kota Malang, Peni Suparto, kelima investor itu diminta untuk melakukan presentasi langsung kepada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Malang untuk mengetahui gambaran pembangunan Pasar Blimbing. Sebelumnya, mereka telah melakukan survei lokasi.

“Konsep pembangunan Pasar Blimbing tidak boleh meninggalkan pedagang tradisional yang sudah ada. Mereka harus tetap ada. Konsepnya bisa digabung pasar tradisional dan pasar modern. Sampai kapanpun pedagang tradisional harus tetap ada,” kata Peni kepada Malang Post.

Kapan akan dibangun? Orang nomor satu di Kota Malang itu belum menargetkan pembangunan Pasar Blimbing. Pasalnya, setiap tahunnya selalu ada prioritas pembangunan yang akan dilakukan Pemkot Malang. Tahun 2009, Pemkot Malang telah memprioritaskan pembangunan pembangunan Terminal Gadang dan block office dan telah direncanakan secara matang untuk dibangun pada tahun 2009 mendatang.

Setelah pembangunan keduanya, pemkot juga akan membangun Pasar Comboran dan Pasar Blimbing. Pasar Comboran di sebelah barat akan disambung dengan Pasar Comboran yang sudah ada.

“Setiap tahunnya tidak lebih dari dua prioritas pembangunan besar yang akan dilakukan. Pembangunan Pasar Blimbing dilakukan setelah pembangunan Terminal Gadang dan block office,” ungkapnya.

Dijelaskannya, setelah block office selesai dibangun, semua perkantoran satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang terpisah-pisah akan menjadi satu komplek di block office. Kantor lama yang ditinggalkan itu akan dibicarakan kembali peruntukannya.

Bukan tidak mungkin, komplek perkantoran di Blimbing kantor Dinas Perizinan, Kependudukan Catata Sipil dan BUTR dapat dijadikan hotel milik pemkot.

Hotel itu nantinya akan menyambung dengan Pasar Blimbing yang akan dibangun nantinya. Karena konsep pembangunan Pasar Blimbing menyatukan pasar modern dan pasar tradisional. Lokasi Pasar Blimbing dengan perkantoran itu sangat dekat dan dapat disambung. Sehingga konsep hotel itu akan menyatu dengan Pasar Blimbing.

“Apakah nantinya hotel itu akan dikelola pemkot langsung atau tidak akan dibicarakan kemudian. Kalau memang dikelola pemkot apakah sumber daya manusianya sudah ada. Pengelolaanya membutuhkan orang yang profesional dan paham seluk belum perhotelan,” terangnya.(aim/lim) (Muhaimin/malangpost)

4 Tanggapan so far »

  1. 1

    imam wp said,

    Pak sebaiknya diadakan poling kepada masyarakat di blimbing agar dalam pelaksanaannya nanti tidak ada hambatan atau pertentangan atau demo sehingga menghambat pembangunan pasar, jadi jelas bahwa masyarakat memang mendukung, selain itu prasarana yang ada sebaiknya diperbaiki

  2. 2

    danar said,

    sebaiknya mengundang carrefour aja….

    kan belum ada carrefour yang gede di malang,,,,

  3. 3

    aldo mafa said,

    maslah terpenting tuh disekitar pasr blimbing adalah kemacetan yang luar biasa kalo pas waktu pulang kerja. jng sampai pembangunan atau apapun peruntukan nantinya harus benar2 diperhatikan tentang dampak kemacetannya

  4. 4

    JOW SWEET said,

    di blimbing udah macet om…..
    apalagi mau di bangun hotel,tambah jadi apa ntar kemacetan di blimbing.


Comment RSS · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: