Pasar Tugu di Rampal

Nunung awalnya jualan kue basah. Tambah jualan jamu, pengunjungnya tambah banyak. (ira ravika)

Nunung awalnya jualan kue basah. Tambah jualan jamu, pengunjungnya tambah banyak. (ira ravika)

Antusias pengunjung Pasar Tugu Rampal (Pasturam) direspon sangat baik oleh para pedagang. Bahkan, membeludaknya pengunjung merangsang pedagang untuk memperbanyak dagangannya.

Seperti yang dilakukan Nunung. Penyewa stand, bertempat di blok P ini mulai mengembangkan jenis makanan yang dijual kepada pedagang. Awalnya Nunung yang mengembangkan usahannya bersama kakaknya ini hanya menjual berbagai jenis kue basah, jenang, dan makanan ringan lainnya. Namun mulai Minggu (2/11) lalu, Nunung menambah item yang dijual, yaitu jamu tradisional.

Tidak diduga, jamu yang jenisnya beras kencur dan kunyit asam ini laris manis. Imbasnya, belum sampai tutup pukul 10.30, jamunya sudah ludes diborong pembeli. “Tadinya hanya coba-coba, dan ternyata antusian pengunjung sama sekali tidak diduga. Saya sampai kewalahan, malah tadi kehabisan cup untuk tempat jamunya,’’ kata Nunung kepada Malang Post.

Larisnya jamu itu karena, Nunung mengaku selain berkhasiat harganya pun relatif sangat murah. Yaitu untuk sekali minum atau satu cup, Nunung menjual dengan harga Rp 1.500. Sementara untuk ukuran satu botol besar air mineral, dijual Rp 15 ribu. “Kami memang tidak membuat sendiri jamu ini. Tapi jangan khawatir, jamu ini sangat aman untuk dikonsumsi,’’ kata Nunung.

Lantaran cukup antusiasnya pembeli jamu tersebut, Nunung pun berniat untuk minggu depan akan menambah jenis jamu. Terutama jenis jamu yang memang sangat bermanfaat untuk kesehatan.
(ira/lim) (Ira Ravika/malangpost)

Ungkapkan pendapat Anda